Rabo'ruan, Suir Ikan Gabus yang Dibumbui dari Kalimantan Timur | Liputan 24 Kalimantan Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Rabo'ruan, Suir Ikan Gabus yang Dibumbui dari Kalimantan Timur

Posted by On 5:03 AM

Rabo'ruan, Suir Ikan Gabus yang Dibumbui dari Kalimantan Timur

KALIMANTAN Timur tak hanya berdaya tarik budaya dan keseniannya. Bumi Mulawarman punya beragam kuliner tradisional yang jadi magnet para wisatawan.

Di provinsi beribukota Samarinda ini, salah satu kuliner tradisional terkenal yaitu olahan ikan gabus atau dalam bahasa Banjar dan Melayu disebut ikan haruan. Banyak olahan ikan haruan di antaranya ada nasi kuning, gence ruan, sayur asam, dan rabo ruan.

Pada nasi kuning, ikan ruan dijadikan sebagai bahan tambahan. Sementara pada gence ruan dan rabo'ruan sebagai bahan utamanya. Rabo'ruan diolah dari ikan gabus yang dihaluskan bagian dagingnnya dan dibumbui. Ikan gabusnya melalui prosea pengukusan.

Ikan haruan merupakan ikan populer dan banyak terdapat di perairan darat Kalimatan Timur. Rabo'ruan merupakan nama bumbu yang disajikan bersama ikan haruan. Ikan garuannya diolah dengan cara dibakar a tau digoreng.

https://(Foto: https://www.instagram.com/angler_aldi/)
Ikan haruan yang populer pada kuliner Kakimantan Timur. (Foto: instagram@angler_aldi)

Kamu bisa juga membuat rabo'ruan di rumah. Berikut merahputih.com sajikan resepnya seperti dikutip 668 Resep Masakan Khas Nusantara dari 33 Provinsi;

Bahan:

- 1 kg ikan gabus, buang kepalanya

- 150 ml santan dari 1/2 butir kelapa


Bumbu yang dihaluskan:

- 8 butir bawang emrah

- 4 siung bawang putih

- 8 buah cabai merah keriting

- 3 buah cabai merah besar

- 1/2 sdt ketumbar

- 1 sdm gula merah sisir

- 1 sdm garam

facebook.com/elmi.novita.731
Rabo'ruan. (Foto: facebook@elmi.novita.731)


Cara membuat:

1. Kukus ikan gabus hingga matang, pisahkan durinya. Suwir-suwir bagian dagingnya

2. Campurkan daging gabus suwir dengan santan dan bumbu yang dihaluskan, aduk rata

3. Masak di atas api kecil sambil diaduk-aduk hingga kering. (*)


Baca juga berita lainnya dalam artikel: Sate Payau, Kuliner Paling Langka di Kalimantan Timur

Sumber: Berita Kalimantan Timur

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »