Ogah Bergantung ke Malaysia, Kalimantan Ingin Bangun PLTN | Liputan 24 Kalimantan Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ogah Bergantung ke Malaysia, Kalimantan Ingin Bangun PLTN

Posted by On 10:22 AM

Ogah Bergantung ke Malaysia, Kalimantan Ingin Bangun PLTN

  • VIVA รข€" Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Timur mengajukan diri untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN karena kekurangan pasokan listrik, khususnya bagi industri besar seperti pertambangan. Selain itu, keberadaan PLTN juga mengurangi ketergantungan dari Malaysia terkait ketersediaan listrik.

    Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional, Djarot Sulistio Wisnubroto, mengatakan permintaan pembangunan PLTN, khususnya di Kalimantan Barat, sangatlah tinggi karena kebutuhan listrik di sana cukup tinggi, terutama untuk industri seperti PT Inalum.

    "Listrik tidak bisa dipasok dari Malaysia yang kelebihan energi. Ini sebenarnya keinginan dari Pak Oesman Sapta Oedang (Oso) yang ingin listrik tidak perlu impor dan selalu tergantung dari Malays ia," katanya, usai Acara Wisuda Sarjana Sains Terapan STTN-BATAN di Yogyakarta, Selasa 4 September 2018.

    Oesman Sapta yang kini menjabat Ketua DPD RI, menurut Djarot, akan menyampaikan langsung kepada pemerintah pusat untuk memperoleh izin pembangunan PLTN. Meski prosesnya masih cukup panjang namun langkah ini merupakan solusi yang baik untuk mengatasi kekurangan pasokan energi.

    "Apalagi di Kalbar itu perusahaan yang mengolah uranium," jelas Djarot.

    Lihat Juga
    • Arcandra Tahar Tegaskan Listrik Tenaga Nuklir Tidak Murah

    • Batan Sudah Ciptakan Baterai dari Limbah Nuklir

    • Nuklir untuk Damai, China Ajak Indonesia

    Ia menuturkan, Kalimantan Timur juga tertarik untuk membangun PLTN. Bahkan, Djarot mengungkapkan, Pemerintah Provinsi telah memberikan lahan kepada BATAN di Bulupinum untuk dijadikan lokasi pembangunan PLTN.

    "Tapi ini sekali lagi tergantung pemerintah pusat terkait izin. Apalagi ini tahun politik," tutur pria asli Yogyak arta ini.

    Pada kesempatan yang sama, Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir BATAN Yogyakarta, Edy Giri Rachman Putra, menambahkan keseriusan Pemprov Kalimantan Barat untuk memiliki PLTN juga ditunjukkan dari jumlah mahasiswa utusan daerah dari sana yang setiap tahun jumlahnya bertambah bersekolah di STTN-BATAN.

    "Tahun ini kita mewisuda 101 mahasiswa STTN dan 28 di antaranya mahasiswa utusan daerah dari Kalimantan Barat. Kami berharap mereka saat kembali lagi ke daerahnya dan bekerja di sana dapat mengembangkan ilmu yang sudah didapat dari STTN-BATAN," kata Edy.

Sumber: Berita Kalimantan Timur

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »