Raih IPM Tertinggi, Walikota Neni Raih Penghargaan Inovasi ... | Liputan 24 Kalimantan Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Raih IPM Tertinggi, Walikota Neni Raih Penghargaan Inovasi ...

Posted by On 1:04 AM

Raih IPM Tertinggi, Walikota Neni Raih Penghargaan Inovasi ...

Raih IPM Tertinggi, Walikota Neni Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan Terbaik

Kota Bontang berhasil memuncaki rating Indeks Pembagunan Manusia (IPM) tertinggi di Kalimantan Timur.

Raih IPM Tertinggi, Walikota Neni Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan TerbaikHOWalikota Bontang Neni tengah mendongeng di depan murid-murid TK di Bontang.

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kota Bontang berhasil memuncaki rating Indeks Pembagunan Manusia (IPM) tertinggi di Kalimantan Timur. Sejumlah kebijakan diramu pasangan Walikota Neni Moerniaeni dan Wawali Basri Rase untuk memantapkan posisi Bontang di pucuk teratas. Program pendidikan menjadi prioritas pasangan Walikota-Wakil Walikota lewat jalur ind ependen ini.

SALAH satu program idola pasangan Nebas (Neni-Basri), yakni pembagian paket seragam, sepatu dan tas sekolah secara gratis bagi seluruh murid sekolah negeri dan swasta se-Kota Bontang.

Tumpukan berkas di map tampak menggunung di atas meja Basiran Suwandi. Pria dengan kaca mata minus ini adalah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang. Suaranya perlahan namun jelas. Dengan nada datar ini menyampaikan bahwa program nasional wajib belajar 12 tahun benar-benar tercapai di Kota Bontang.

Baca: Dibanderol Rp 2 Jutaan, Ini Kecanggihan Kamera Instax SQ6

Indeks rata-rata lama sekolah atau jumlah penduduk usia 25 tahun ke atas yang telah mengenyam pendidikan di Bontang rata rata selama 12 tahun. Hasil ini membuat Bontang unggul dari 9 kabupaten/ kota se-Kalimantan Timur. Begitu penyampaian singkat Basiran kepada wartawan di ruangan kerjanya.

Prestasi di bidang pendidikan juga mengalir dari kancah nasional. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 2017 lalu menganugrahkan Inovative Goverment Award (IGA) atas program Pendidikan Anak-anak Pulau (Prodikau) Bontang.

Semangat pro pendidikan memang menjadi agenda prioritas Neni-Basri. Ini terlihat dari alokasi anggaran untuk pendidikan tiap tahunya meningkat. Pada 2016 kucuran anggaran untuk pendidikan Rp 84,6 miliar kemudian meningkat di tahun berikutnya, Rp 99 miliar.

Baca: Bandara Soetta Resmikan Sistem Jemput Penumpang

"Saya tak ingin adanya kesenjangan pendidikan di Bontang. Harus merata mulai dari pesisir dan di daratan," kata Neni Moerniani.

Program unggulan di bidang pendidikan yang sangat disambut baik masyarakat yakni pembagian paket seragam, sepatu dan tas sekolah kepada seluruh murid se-Kota Bontang. Total sekitar Rp 18 miliar disiapkan khusus untuk membiayai kegiatan ini.

Walikota Neni memang sejak lama aktif membagikan paket ini. Sejak 2009 lalu, melalui Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA), Neni sering mengajak karyawan perusahaan untuk berdonasi menyalurkan bantuan paket seragam sekolah.

Berbekal pengalaman tersebut, dia berkomitmen bakal mengusulkan progam bagi-bagi seragam gratis setelah terpilih. Bak gayung bersambut. Dua tahun kepemimpinannya, sudah 38 ribu lebih pelajar di Bontang menikmati fasilitas ini. "Alhamdulillah mimpi saya terwujud. Saya hitung-hitung, waktu dulu APBD masih Rp 1,8 triliun sangat mampu untuk memberikan kepada 37 ribu anak sekolah di Bontang. Dan ternyata, APBD Bontang anjlok hanya Rp 900 miliar sekian, namun karena keinginan saya harus terwujud, saya upayakan program ini harus terlaksana. Alhamdulillah, akhirnya terwujud juga," katanya.

Baca: Posko Jokowi-Cak Imin Sudah Tembus 13 Ribu Titik Desa di Berbagai Penjuru Nusantara

Perhatian tidak hanya diberikan kepada pelajar, guru juga. Tahun lalu sebanyak 213 guru SMP difasilitasi laptop. Tahun ini giliran guru SD. Jumlahnya mencap ai 600 unit. Fasilitas ini pun disambut baik orang tua siswa. Sebab, saat ini hampir seluruh sekolah di Bontang tingkat SMP melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), memanfaatkan laptop untuk para guru. (*)

Penulis: Udin Dohang Editor: Sumarsono Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Video Kapolsek Terpental Ditabrak Pemotor saat Melakukan Razia, Pelaku Bawa Pedang Sumber: Google News | Liputan 24 Bontang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »