www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Intensitas Kebakaran di Samarinda Tinggi, Hasil Analisa Polisi Ini ...

Posted by On 5:50 AM

Intensitas Kebakaran di Samarinda Tinggi, Hasil Analisa Polisi Ini ...

Intensitas Kebakaran di Samarinda Tinggi, Hasil Analisa Polisi Ini Pemicunya

Intesitas kebakaran yang terjadi di Kota Samarinda selama bulan Ramadan cukup tinggi, bahkan terjadi peningkatan jelang Lebaran.

Intensitas Kebakaran di Samarinda Tinggi, Hasil Analisa Polisi Ini PemicunyaTRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYOPetugas pemadam dibantu relawan memadamkan api yang menghanguskan 3 bangunan di jalan Juanda RT 59 Kelurahan Sidodadi Kecamatan Samarinda Ulu,sekitar pukul 18.45 WITA, Kamis( 17/5/2018).

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Intesitas kebakaran yang terjadi di Kota Samarinda selama bulan Ramadan cukup tinggi, bahkan terjadi peningkatan jelang Lebaran.

< p>Data yang dihimpun tribunkaltim.co, selama Ramadan, terjadi enam kali kejadian kebakaran, yang mengakibatkan bangunan ludes terbakar. Jumlah tersebut belum ditambah dengan kejadian nyaris kebakaran.

Menurut data dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda, selama Ramadan ini terjadi sekitar 28 kali kasus kebakaran, dengan intensitas besar hingga kecil.

Terbaru, si jago merah mengamuk pada Minggu (10/6) kemarin. Dua peristiwa kebakaran dalam sehari. Satu orang tewas terpanggang akibat kejadian tersebut.

Baca: Nelayan Balikpapan Akan Walk Out Jika Dalam Mediasi Bongkar Muat Batu Bara Terjadi Kondisi Ini

Dugaan penyebab dari membesarnya api yang mengakibatkan kebakaran pun beragam, mulai korsleting listrik, meledaknya tabung gas, hingga sengaja dibakar.

Namun, dari hasil penyelidikan kepolisian, rata-rata kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. "Dari hasil analisa dan penyelidikan kepolisian, api membesar yang men yebabkan terjadinya kebakaran, karena korsleting listrik," ucap Kasubbag Humas Polresta Samarinda, Ipda Danovan, Senin (11/6).

Lanjut dia menjelaskan, kelalaian warga pun disinyalir menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran. Pasalnya, korsleting listrik tidak akan terjadi jika warga tidak membebani berlebihan perangkat listrik yang ada, seperti pemakaian kabel yang sudah menua, sambungan listrik ilegal, hingga menggunakan perlengkapan listrik yang tidak standart.

"Warga lalai, tidak memeriksakan instalasi listriknya, menyambung-nyambung kabel listrik, rata-rata ini yang sebabkan terjadinya kebakaran," terangnya.

Lalu, membesarnya api hingga mengakibatkan banyaknya bangunan yang terbakar, tak terlepas dari rapatnya rumah warga dengan rumah warga lain. Terlebih masih banyak rumah warga di Samarinda yang terbuat dari kayu. Diperparah dengan sempitnya akses jalan masuk, yang menyulitkan petugas pemadam kebakaran memadamkan api.

Baca: Ternyata, Inilah yang Dibelanjakan Orang Indonesia Setelah Terima THR

"Dan, banyak faktor yang membuat terhambatnya pemadaman, termasuk ramainya warga yang berkumpul di sekitar lokasi kebakaran. Hampir seluruh kecamatan di Samarinda terdapat titik rawan kebakaran, ini yang harus diwaspadai warga terutama di kawasan padat pemukiman," urainya.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Christoper Desmawangga Editor: Sumarsono Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Simpan Uang Rp 30 Juta di Jok Motor, Seorang Pria Alami Nasib Apes saat Belanja di Minimarket Sumber: Google News | Liputan 24 Samarinda

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »