www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Sidak ke PLTU, DPRD Kesal Wika Banyak Rekrut Pekerja Luar ...

Posted by On 8:11 PM

Sidak ke PLTU, DPRD Kesal Wika Banyak Rekrut Pekerja Luar ...

Sidak ke PLTU, DPRD Kesal Wika Banyak Rekrut Pekerja Luar Bontang

Saat sidak, DPRD Bontang menemukan mayoritas pekerja yang terlibat di pembangunan kilang berasal dari luar Bontang.

Sidak ke PLTU, DPRD Kesal Wika Banyak Rekrut Pekerja Luar BontangTribun KaltimBERTEMU PEKERJA - Komisi Gabungan DPRD Bontang berbicara di depan puluhan pekerja di proyek pembangunan PLTU Bontang Lestari, Senin (2/4)

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Inspeksi mendadak (Sidak) gabungan Komisi I dan III DPRD Bontang ke lokasi proyek pembangunan PLTU kapasitas 2x100 Megawatt di Teluk Kadere, Kelurahan Bontang Lestari, Senin (2/4), berlangsung panas.

Pasalnya, sidak yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD B ontang, Agus Haris bersama 6 orang Anggota Komisi I dan III DPRD, menemukan mayoritas pekerja yang terlibat di pembangunan kilang berasal dari luar Bontang.

Temuan lapangan tersebut sontak memicu protes dari sejumlah perwakilan elemen buruh dan Dinas Penamaman Modal, Tenaga Kerja, Perizinan dan PTSP (DPTKP-PTSP) yang turut serta dalam rombongan Sidak DPRD.

Beruntung para Anggota DPRD yang memimpin Sidak bisa menenangkan massa, hingga akhirnya digelar pertemuan dengan managemen PT Chengda, PT D&C dan PT Wijaya Karya (Wika) di direksi PT WIKA.

Ketua Komisi I DPRD Agus Haris dalam pengantarnya langsung menyoroti serapan tenaga kerja di PLTU yang didominasi pekerja dari luar daerah. Salah satunya, PT Wika dari total 184 tenaga yang direkrut, 96 orang berasal dari luar Kaltim, sementara pekerja lokal hanya dijatah 88 orang.

"Ini sudah keterlaluan, masa pekerjaan sipil diisi oleh pekerja dari luar. Jangan salahkan pemerintah kalau ada gejolak di proyek ini," ujar Agus.

Menurut Agus, idealnya seluruh perusahaan kontraktor dan subkontraktor yang terlibat di proyek PLTU memprioritaskan rekruitmen tenaga kerja lokal. Selain membuka lapangan kerja, jaminan keamanan proyek dipastikan akan lebih terjaga jika perusahaan merekrut pekerja lokal.

Agus mendesak agar seluruh perekrutan tenaga kerja dari luar Kaltim dihentikan sementara. Ia juga mengimbau pengawas dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kaltim melakukan identifikasi jumlah perusahaan serta dokumen kelengkapan mereka.

"Kami memberi waktu 3 minggu untuk pengawas segera memverifikasi kebutuhan tenaga kerja dan perekrutan," ujar Agus.

Anggota Komisi III DPRD Bontang Rusli mengatakan aktifitas perusahaan terkait proses rekruitemn telah meyalahi aturan. Ia mendesak agar pemerintah melalui dinas terkait harus mengambil sikap tegas.

"Ini diulang-ulang terus. Kalau begini tidak ada titik temunya harus segera disikapi secara tegas," u ngkap Rusli
Salah satu perwakilan Ormas buruh, Hasyim mengatakan pelanggaran yang dilakukan perusahaan harus segera ditindak. Aktivitas pekerjaan proyek seharusnya dihentikan sebelum solusi ketenagakerjaan ini tuntas.

Menanggapi hal tersebut, managemen PT Wika Amrul D mengatakan sejauh ini pihaknya telah merekrut 200 karyawan. Jumlah kebutuhan pekerja berjumlah 400 orang. Pihaknya berjanji, kedepan perekrutan karyawan akan memprioritaskan tenaga kerja lokal sesuai peraturan dan tuntutan para anggota dewan serta serikat pekerja. (*)

Penulis: Udin Dohang Editor: M Abduh Kuddu Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Begini Praktek 'Cuci Otak' Dr Terawan yang Dipecat Ikatan Dokter Indonesia Sumber: Google News | Liputan 24 Bontang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »