Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Penalti Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Madura United di ...

Posted by On 9:55 PM

Penalti Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Madura United di ...

Penalti Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Madura United di SamarindaLiga-Indonesia.id

Borneo FC dipaksa bermain imbang di hadapan pendukungnya sendiri. Menjamu Madura United di Stadion Segiri Samarinda pada Jumat (27/4/2018) malam, kedua tim harus puas dengan skor akhir sama kuat 2-2. Padahal laga berjalan sengit di mana mereka saling melakukan jual beli serangan sejak peluit kick off babak pertama dibunyikan.

Namun malah tim tamu yang berhasil mencuri angka terlebih dahulu tepatnya di menit ke-7. Bola umpan Bayu Gatra sampai ke kaki Greg Nwokolo. Meski mendapat pengawalan ketat dari Diego Michiels, penyerang naturalisasi tersebut tetap bisa menembak sekaligus membobol gawang Muhammad Ridho.

Tersentak akibat kecolongan lebih dulu, Borneo l angsung tancap gas dengan mengurung pertahanan Madura United. Berturut-turut mereka mendapat peluang melalui sundulan Azamat Baimatov ('36) dan sepakan Srdjan Lopicic yang masih melambung ('38). Namun tidak ada gol tercipta hingga kedua tim turun minum.

1. Pemain-pemain Madura United saat memprotes keputusan wasit yang memberi hadiah penalti untuk Borneo FC tepat di menit akhir

Penalti Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Madura United di SamarindaLiga-Indonesia.id

Masuk babak kedua, Borneo tetap tidak mengendurkan serangan. Bukannya menyamakan kedudukan, gawang M Ridhomalah kebobolan untuk kali kedua. Sundulan Alberto Antonio de Paula di menit ke-70 memanfaatkan sepak pojok Bayu Gatra berhasil menggandakan keunggulan. Gol ini pun jadi yang pertama baginya sejak berseragam Madura United.

Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic, kemudian memasukkan gelandang serang Sultan Samma untuk menambah daya gedor sekaligus memperkecil defisit angka. Strategi berjalan sukses, intensitas penyerangan menanjak.

Julian Faubert membuka harapan tuan rumah berkat sepakannya di menit ke-70 memanfaatkan kemelut di depan gawang Herry Prasetya.

Gol Faubert menjadi pemicu permainan intensitas tinggi Pesut Etam di 20 menit terakhir. Peluang demi peluang berhasil mereka ciptakan, apalagi pergantian Titus Bonai dengan bek Leonard Tupamahu membuat Mohamadou El Hadji bermain sebagai penyerang.

Serangan bertubi-tubi memaksa Beto de Paula melakukan pelanggaran di kotak 16 pas. Marlon da Silva, pengganti Lerby Eliandry pada laga ini, berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Borneo FC pun berhasil memaksa laga berakhir imbang dengan cara dramatis.

EDITORS' PICKS

  1. Perlancar Transportasi Atlet Asian Games, Ini yang Diusulkan Kepolisian
  2. Guar diola Sudah Duga Manchester City Juara Liga Inggris

2. Sempat tampil melempem, Dejan Antonic mengganti formasi Borneo FC di babak kedua

Penalti Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Madura United di SamarindaInstagram.com/borneofc.id

Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Milomir Seslija selaku pelatih kepala Laskar Sape Kerrab amat bersyukur dengan satu poin yang berhasil dipetik skuatnya di Samarinda. Dirinya menerima skor 2-2 dengan lapang dada meski sempat memimpin dua gol.

Hasil imbang ini sekaligus memperbaiki catatan laga tandang Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan yang selalu berakhir kekalahan.

"Pada saat-saat akhir pertandingan kami ingin sedikit lebih bertahan. Tapi sepertinya strategi itu tidak maksimal dalam penerapannya. Kami justru kebobolan. Tapi beginilah se pak bola. Kehilangan poin di menit-menit akhir itu sudah biasa," tutur coach Milo seperti dilansir oleh Liga-Indonesia.id.

3. Hasil imbang di laga ini memperbaiki catatan tandang Madura United yang selalu berakhir kekalahan

Penalti Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Madura United di SamarindaInstagram.com/liga1match

Sementara itu Dejan Antonic, pelatih Borneo FC, mengaku sempat gusar atas permainan Diego Michiels beserta kolega yang kelihatan "angin-anginan di babak pertama". Alhasil perubahan strategi pun dilakukan, namun tidak cukup mengantar tuan rumah memetik 3 poin alias kemenangan pertama pasca kalah dua pekan berturut-turut.

"Kami tidak disiplin. Kami sudah siap pada saat diserang, tapi konsentrasi dan disiplin menghilang. Kita tidak bisa mencetak gol, ana k-anak panik. Saya marah sama anak-anak pada waktu babak istirahat. Lalu saya ubah formasi dari 4-3-3 ke 4-1-4-1. Strategi berhasil, kami dapat satu poin. Saya bersyukur 30 menit terakhir kita bisa menekan dan menciptakan banyak peluang," ujarnya dalam kesempatan yang sama seperti dikutip dari BorneoFC.id.

Di pekan keenam, Borneo FC akan terbang ke Papua sebagai tamu Persipura dalam laga yang digelar pada hari Jumat (4/5/2018) mendatang. Sementara Madura United menjamu Persib di Pamekasan juga di hari yang sama.

Info lengkap klik di sini

Bonus 1000 poin untuk setiap 5 artikel terbit dengan kategori: Sport, News World, Throwback & Travel

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Read More Irma YudistiraniEditorIrma YudistiraniRegister IDN Times CommunitySumber: Google News | Liputan 24 Samarinda

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »