Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kalau Terpilih, Rusmadi: Beri Saya 100 Hari Selesaikan Lahan ...

Posted by On 8:13 PM

Kalau Terpilih, Rusmadi: Beri Saya 100 Hari Selesaikan Lahan ...

Berita Rekomendasi

Kalau Terpilih, Rusmadi: Beri Saya 100 Hari Selesaikan Lahan Warga di TNK

Selasa, 03 April 2018 Jam: 13:45:22 WIBKalau Terpilih, Rusmadi: Beri Saya 100 Hari Selesaikan Lahan Warga di TNKRusmadi ketika mengunjungi warga Desa Sangkima belum lama ini. (Ist)

KLIKSANGATTA.COM - Calon Gubernur Kaltim Rusmadi Wongso mengakui seperti berada di rumah sendiri ketika bersilaturahmi dengan warga Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Minggu 1 April 2018. Hanya saja, warga setempat ternyata punya problem besar menyangkut status tanah kampung mereka berada di kawasan terlarang, Taman Nasional Kutai (TNK).

Ada sekitar 2.800 jiwa warga yang berharap Rusmadi membantu menyelesaikan masalah tanah mereka yang berlarut hingga puluhan tahun. Warga yang sebagian besar adalah petani karet, sawit, dan nelayan merasa resah jika sewaktu-waktu diusir karena tanah mereka diklaim pemerintah masuk kawasan hijau TNK.

Menurut Solikin, tokoh masyarakat setempat, luas wilayah desa Sangkima mencapai 24 ribu hektar. Namun menurut RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) sebagian besar berada dalam kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) dan PT Pertamina.

"Kami berharap apabila nanti cagub Rusmadi terpilih menjadi Gubernur dapat memperjuangkan pembebasan desa Sangkima dari kawasan TNK," beber Solikin.

Sebenarnya, bukan hanya Desa Sangkima yang tanahnya masuk TNK. Tapi juga Desa Singa Geweh di kecamatan yang sama. Pemerintah daerah sudah mengusulkan sebesar 24 ribu hektar tanah TNK di enklave atau dikeluarkan menjadi kawasan pemukiman. Namun pemerintah pusat baru mengabulkan 7.800 hektar.

Menanggapi hal tersebut, Rusmadi mengaku merasa prihatin. Dia merasakan bagaimana tidak tenangnya warga menjalani kehidupan ketika status tanah yang ditinggali turun temurun berada di tanah terlarang. Apalagi, akibat dari status tanah berada di kawasan TNK, membuat pemerintah tidak boleh memasukkan pembangunan kawasan tersebut dalam APBD maupun APBN.

Pemerintah kabupaten, provinsi sampai pusat tidak boleh membangun jalan, sekolah, Puskesmas dan fasilitas umum lainnya di kawasan yang masuk TNK.

“Jadi itu problemnya. Maka izinkan saya menyelesaikan masalah ini dalam 100 hari kerja ketika saya sudah terpilih menjadi Gubernur Kaltim,” ucap Rusmadi bersemangat yang kemudian disambut sorak sorai warga.

Menurut mantan Kepala Bapedda Kaltim itu, dia bisa memperjuangkan pembebasan lahan yang masuk dalam kawasan Tanam Nasional Kutai (TNK).

“Paling tidak melakukan MOU dengan kementerian Kehutanan dan lingkungan hidup agar lahan yang masuk dalam kawasan konservasi bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai lahan pertanian," sebut Rusmadi.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi ini, Ag il Suwarno ketua PDI- Perjuangan Kabupaten Kutai Timur, Abdul Karim Ketua DPC Hanura Kutim dan tim pemenangan Rusmadi Safaruddin wilayah Kutim. (*)

Reporter : Editor : Andi Marta

Baca Juga

  • Tercemar, Ribuan Liter Solar Milik KPC Tumpah ke Sungai Murung
  • Queen Soya akan Buka Pelayaran dari Sangatta ke Makassar dan Pare-Pare
  • Dua Tersangka Pembunuhan Sadis Siswa SMK Bengalon Akhirnya Ditangkap
  • Ditolak Berhubungan Intim, Suami Bacok Istri dengan Kapak Hingga Tewas
  • Kecelakaan Jalan Poros Sangatta-Bontang, Pemuda Tewas Sampai Tangan Putus

Sumber: Google News | Liputan 24 Sangatta

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »