Pemkot Samarinda cari sarang tawon yang tewaskan warga sampai ... | Liputan 24 Kalimantan Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pemkot Samarinda cari sarang tawon yang tewaskan warga sampai ...

Posted by On 4:45 PM

Pemkot Samarinda cari sarang tawon yang tewaskan warga sampai ...

Merdeka > Peristiwa Pemkot Samarinda cari sarang tawon yang tewaskan warga sampai ke hutan Senin, 8 Januari 2018 23:33 Reporter : Nur Aditya Penyisiran sarang tawon mematikan. ©2018 istimewa

Merdeka.com - Pemkot Samarinda gerak cepat menyisir sarang, pascaserangan tawon mematikan yang menewaskan Priharno (51), warga Makroman, Minggu (7/1) pagi kemarin. Kura ng dari sepekan, sudah 10 orang warga diserang tawon, termasuk seorang di antaranya tewas adalah Priharno.

Penyisiran dilakukan tim BPBD Kota Samarinda bersama Dinas Pemadam Kebakaran, mulai pukul 13.00 Wita siang tadi. Untuk menghindari serangan tawon, mereka mengenakan pakaian serba tertutup, termasuk helm penutup kepala.

Tim menyisir lokasi yang dikelilingi semak dan hutan, dengan radius sejauh 200 meter, dari lokasi awal Priharno ditemukan tidak bernyawa. Termasuk menyisir pepohonan sekitar.

"Kondisi ini sangat memprihatinkan. Karena beberapa hari ini sudah ada 10 orang yang kena sengat (diserang tawon). Satu orang meninggal," kata Lurah Sambutan Lina Puji Astuti, ditemui wartawan di lokasi.

Bahkan yang terbaru, pagi tadi, 2 warga kembali diserang dan disengat tawon. "Jadi tadi ada 2 orang lagi yang kena. Kita koordinasi dengan BPBD dan Damkar karena kejadian ini sudah mengkhawatirkan," ujar Lina.

Diperkirakan, serangan tawon sudah mengakibatkan lebih 10 orang jadi korban. "Karena itu yang melapor. Kalau yang tidak melapor, kita tidak tahu," tambahnya.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran, Ihwan Wahyudin memerkirakan sarang tawon itu ada di dalam hutan. "Kemungkinan sarangnya di dalam hutan. Antisipasi warga, diimbau agar mengurangi aktivitas melewat jalan ini, di pagi hari," kata Ihwan.

Imbauan Ihwan bukan tanpa alasan. Sebab, rata-rata serangan tawon muncul di pagi hari. "Sementara jangan lewat jalan ini di pagi hari, untuk menghindari sengatan. Kemudian, bisa awasi juga di pohon. Kalau terlihat sarang, sebaik ya menghindar," kata dia.

Penyisiran mencari sarang tawon hari ini, yang berakhir sekira pukul 15.00 Wita sore tadi, menurut Ihwan, sementara belum berbuah hasil. "Karena sarangnya belum tahu," pungkasnya. [ded]


Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Liputan 24 Samarinda

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »