Jatah Oknum Pengecer Disetop | Liputan 24 Kalimantan Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Jatah Oknum Pengecer Disetop

Posted by On 10:02 AM

Jatah Oknum Pengecer Disetop

  • PROKAL.co
    • PROKAL NEWS
    • PRO KALTIM
      • KALTIM POST
      • BALIKPAPAN POS
      • SAMARINDA POS
      • BONTANG POST
      • BERAU POST
    • PRO KALTARA
      • RADAR TARAKAN
      • BULUNGAN POST
      • KALTARA POS
    • PRO KALSEL
      • RADAR BANJARMASIN
    • PRO KALTENG
      • KALTENG POS
      • RADAR SAMPIT
    • PRO KALBAR
  • BalikpapanTV
  • SamarindaTV
  • KPFMBalikpapan
  • KPFMSamarinda
  • Indeks Berita
MANAGED BY: SELASA
26 DESEMBER BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Rabu, 20 Desember 2017 00:21 Jatah Oknum Pengecer Disetop

Seenaknya Naikkan Harga Gas Melon

OPERASI PASAR: Seorang warga membeli tabung di salah satu pangkalan yang terletak di Jalan HM Ardhan Kilometer1, Sangatta Utara, Selasa (19/12) kemarin.(HERDI JAFFAR/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Harga elpiji 3 kilogram atau elpiji melon di tingkat pengecer terkadang bikin geleng-geleng kepala. Harganya bisa sampai Rp 30 ribu per tabung. Oknum ini biasanya memanfaatkan situasi di tengah kelangkaan. Namun ulah nakal itu akan sedikit teredam, karena Pemkab akan menghentikan distribusi jika pengecer ketahuan menjual dengan harga tak wajar.

Dony Evriadi, Kasi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim mengatakan sistem itu telah diterapkan. Dalam pelaksanaannya, Disperindag bekerjasama dengan pangkalan.
"Sanksi itu diterapkan untuk memberikan efek jera," kata Dony, di sela pelaksanaan monitoring operasi pasar gas elpiji, Selasa (19/12) kemarin.
Pangkalan akan menghentikan distribusi ke pengecer jika mengetahui gas elpiji dijual di atas Rp 25 ribu. Sepanjang sistem ini berjalan, sudah ada lima pengecer yang terkena sanksi.

"Contohnya di kawasan Kampung Tator (Desa Singa Gembara). Pangkalan di sana sudah menghentikan diatribusi ke lima pengecer karena menjual hingga Rp 30 ribu. Padahal seharusnya harga tertinggi di pengecer itu Rp 25 ribu," ungkapnya.

Agar sistem tersebut berjalan maksimal, juga diperlukan partisipasi masyarakat untuk memberikan laporan. Pengaduan bisa disampaikan ke Disperindag atau langsung ke Polres Kutim.

"Silakan dilaporkan ke kami, pasti ditindaklanjuti. Selain kami menunggu laporan, kami juga turun melakukan monitoring seperti hari ini (kemarin)," tambahnya.
Untuk memastikan distribusi gas elpiji subsidi tersebut tepat sasaran, Pemkab juga sudah mengeluarkan imbauan agar PNS dan pegawai perusahaan besar tak menggunakan elpiji melon. Kendati hanya sebatas imbauan, Dony yakin cara tersebut cukup membantu.
"M emang hanya berupa imbauan, tapi kami terus sosialisasi ke pangkalan atau pedagang, kalau tahu itu PNS atau karyawan ingin membeli elpiji 3 kilogram jangan dilayani," tuturnya. (hd)

loading...
BERITA TERKAIT
  • Bongkar Satu Reklame Butuh Rp 15 Juta
  • Reklame Ilegal Ganggu Estetika Kota
  • HAYO!!! Pakai Elpiji 3 Kg, Usaha Terancam Ditutup
  • WASPADA!!! Difteri Mengancam Kutim
  • Mahasiswa Tuntut STIPER Jadi Universitas Negeri
  • Kasus Bensin Eceran di Batu Balai, “Kalau Anggota yang Salah, Pasti Kami Tindak"
  • Selamat Hari Ibu
  • TumbangkanAtlet Senior, Sabet Emas di Nomor Slalom
  • Balai PPIKHL Gelar Evaluasi Manggala Agni
  • WASPADA!!! Hacker di Facebook Merajalela, Retas Akun Pejabat untuk Menipu

BACA JUGA

Jumat, 22 Desember 2017 00:02

Disperindag Janji Jaga Pasokan Tabung LPG

SANGATTA â€" Kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram di Kutim dijanjikan bakal tertangani secara intens… Jumat, 22 Desember 2017 00:01

Progres Commisioning Sudah 5 Mega Watt

SANGATTA â€" Proses commisioning excess power dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) ke jaringan PT PLN… Jumat, 22 Desember 2017 00:00

Premium Sering Langka, Warga Minta SPBU Disidak

SANGATTA - Warga Kutim meminta instansi yang terkait untuk melakukan inpeksi mendadak (sidak) di Stasiun… Kamis, 21 Desember 2017 00:05

Sempat Buron Pembacok Warga Gang Solata Akhirnya Tertangkap

SANGATTA â€" Pelarian Tf, salah seorang pelaku penganiayaan salah seorang warga Gang Solata Km 3,… Kamis, 21 Desember 2017 00:03

IRT Nyambi Jadi Pengedar

SANGATTA - Tugas sebagai ibu rumah tangga (IRT) rupanya tak membuat Leni Wijaya (36) begitu sibuk. Buktinya… Kamis, 21 Desember 2017 00:01

WASPADA!!! Marak Produk Lokal Tak Berizin

Produk industri rumahan di Kutim ternyata banyak yang belum berizin. Hal ini diketahui dari hasil inspeksi… Kamis, 21 Desember 2017 00:01

Sidak Jelang Nataru, Petugas Temukan Makanan Kedaluwarsa

SANGATTA - Jelang Natal dan tahun baru, bahan makanan di toko beberapa swalayan menjadi perhatian. Isi… Rabu, 20 Desember 2017 23:59

Dana Des a Wajib Swakelola Tahun Depan

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menegaskan penggunaan… Rabu, 20 Desember 2017 00:22

Dapat Tambahan Kuota 10 Ribu Gas 3 Kilogram

SANGATTA â€" Mengantisipasi kelangkaan gas tabung elpiji 3 kilogram, Pemkab Kutim menggelar operasi… Rabu, 20 Desember 2017 00:20

SKPD Diminta Fokus Lunasi Utang

SANGATTA â€" Bupati Kutim Ismunandar meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) fokus untuk… Kasus Pembacokan Murni Kriminal, Tak Terkait SARA Sempat Buron Pembacok Warga Gang Solata Akhirnya Tertangkap IRT Nyambi Jadi Pengedar Jatah Oknum Pengecer Disetop Tegur Pengendara karena Ngebut, Warga Gang Solata Dibacok Dana Desa Wajib Swakelola Tahun Depan Premium Sering Lang ka, Warga Minta SPBU Disidak WASPADA!!! Marak Produk Lokal Tak Berizin Sidak Jelang Nataru, Petugas Temukan Makanan Kedaluwarsa WASPADA!!! Difteri Mengancam Kutim
  • Kerumunan Warga Jadi Kendala Petugas Memadamkan Api
  • Si Jago Merah Lahap Rawa Indah
  • WASPADA!!! Wabah Difteri Masuk Bontang
  • Lokasi Parkir Stitek Disorot Dewan
  • Tiga Harga Komoditas Pangan Melonjak
  • Belum Ada Lonjakan Penumpang di Libur Natal dan Tahun Baru
  • “Zaman Now VS Zaman Batu”
  • Bongkar Satu Reklame Butuh Rp 15 Juta
  • Reklame Ilegal Ganggu Estetika Kota
  • HAYO!!! Pakai Elpiji 3 Kg, Usaha Terancam Ditutup
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN SELATAN
  • KALIMANTAN UTARA
  • KALIMANTAN BARAT
  • TENTANG KAMI
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
Find Us
Copyright &copy 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .Sumber: Google News | Liputan 24 Sangatta

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »