Liputan 24 Kalimantan Timur | Liputan 24 Indonesia
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 7:19 AM

Jajaran Kementerian BUMN Rayakan HUT ke-73 RI di Kalimantan ...

Liputan6.com, Balikpapan - Kementerian BUMN beserta jajaran badan usaha milik negara merayakan HUT ke-73 RI di Gedung Telkom Balikpapan, Kalimantan Timur. Pada kesempatan tersebut, turut diperkenalkan pula program BUMN Hadir Untuk Negeri 2018.

Acara dimulai dengan melaksanakan upacara bendera pada pukul 08.00 WITA. Meski guyuran hujan sempat membasahi area lapangan upacara, acara berlanjut dengan diadakannya lomba antara karyawan BUMN.

  • Jawa Barat Bakal Dapat Izin Pemanfaatan Hutan Sosial
  • FOTO: Kementerian BUMN Gandeng ASABRI Bangun Rumah Mantan Pejuang Timor Timur
  • 39 BUMN Telah Salurkan Rp 7,7 Miliar Buat Korban Gempa Lombok

Turut hadir beberapa nama dalam perayaan hari kemerdekaan ini, di antaranya Kepala Biro, Umum dan Humas Kementerian BUMN Wahyu Wibowo, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani dan Direktur Keuangan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Entus Asnawi.

Wahyu Wibowo mengatakan, program BUMN Hadir Untuk Negeri 2018 ini coba menyambangi Kalimantan Timur dengan tujuan memperkenalkan keberadaan badan usaha milik negara kepada masyarakat lokal di sana.

"Kalau dihitung, kita punya 115 BUMN dan ada (perusahaan) eks BUMN 169. Belum anak usahanya yang sekitar 600-700, lalu cucunya, jadi banyak sekali. Lewat program ini, kita mau mengenalkan fungsi BUMN yang manfaat produk-produknya setiap hari kita rasakan," tutur dia di Gedung Telkom Balikpapan, Jumat (17/8/2018).

Lewat program ini, Wahyu melanjutkan, pihaknya akan mengajak sebanyak 23 pelajar terpilih SMA di Kalimantan Timur, yang diajak berpelesir ke Bali untuk mengenal lebih jauh soal adat dan budaya yang ada di Pulau Dewata.

Tidak hanya untuk anak SMA, dia menambahkan, program BUMN Hadir Untuk Negeri 2018 Ini juga mengajak para direktur perseroan untuk ikut serta menyebarkan ilmu di berbagai perguruan ting gi di seluruh Indonesia.

"Ada BUMN untuk kampus juga. Direksi diminta untuk mengajar di kampus-kampus di seluruh Indonesia. Memang secara jumlah masih sangat sedikit, tapi harapan kami 10-20 tahun lagi kita bisa melihat hasilnya," pungkasnya.

* Update Terkini Asian Games 2018. Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini

1 dari 2 halaman

Menteri Rini Akui Tak Mudah Membangun Indonesia bagian Terdepan

Kementerian BUMN Gandeng ASABRI Bangun Rumah Mantan Pejuang Timor Timur
Menteri BUMN Rini Soemarno berkeliling bersama masyarakat usai peresmian bantuan bedah rumah di Kupang, NTT, Selasa (14/8). Kementerian BUMN membangun rumah untuk mantan pejuang pro integrasi Timor Timur. (Liputan6.com/JohanTallo)

Menteri Bada n Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan dua hal yang menjadi tantangan saat mengembangkan sarana di wilayah Indonesia bagian terdepan. Kedua tantangan tersebut antara lain lokasi dan juga biaya.

Namun dia menekankan, hal ini harus terus dilakukan mengingat amanah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Bawa alat-alat ke tempat atau daerah Indonesia terdepan ini yang cukup sulit, karena lewat hutan, sungai, tapi yang paling penting adalah rakyat bisa saling berkomunikasi," tuturnya di Kupang, NTT, Selasa (14/8/2018).

Rini menambahkan, komunikasi begitu krusial di daerah-daerah 3T tersebut, terutama bagaimana peran BUMN sendiri dapat menciptakan konektivitas di wilayah-wilayah terluar ini.

"Selain itu juga biaya yang menjadi tantangan. Namun itu semua penting untuk membangun konektivitas. Dengan konektivitas saudara-saudara kita bisa saling kenal satu sama lain," ujarnya.

Sebagai informasi, adapun 9 BUMN telah me mberikan bantuan bagi masyarakat di Desa Oebela, NTT sebagai bentuk kepedulian BUMN bagi perbaikan taraf hidup masyarakat di sekitar. Adapun BUMN itu antara lain PT LEN Industri, BRI, Mandiri, BNI, PT PLN, PT Pegadaian, PT Pertamina, PT Telkom Indonesia dan PT ASDP Indonesia Ferry.

Dengan total bantuan sosial sebesar Rp 2,18 miliar, bantuan-bantuan yang diberikan berupa pembangunan lampu penerangan jalan umum yang memanfaatkan tenaga surya, pemberian pompa air, pemberian lampu sehen di rumah warga, layanan perbankan hingga sarana dan prasarana ibadah.

Tak lupa, bantuan juga diberikan bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah perbatasan seperti mesin genset, motor gerobak, dan kompresor.

Sumber: Berita Kalimantan Timur

thumbnail

Posted by On 9:37 PM

Berburu Penyu Hijau di Pulau Maratua Kalimantan Timur

  • VIVA â€" Pulau Maratua adalah surga kecil yang menjadi salah satu tujuan wisatawan dari berbagai negara saat ini. Di pulau ini Anda dapat menikmati panorama bawah laut yang cantik memesona, hamparan pasir putih bersih, serta tempat bertelurnya penyu hijau.

    Tidak hanya itu, Pulau Maratua juga memberikan panorama sunset begitu elok, yang dapat menciptakan suasana romantis. Sungguh, Pulau Maratua memiliki keelokan alam dan bawah laut yang sangat luar biasa.

    Para penyelam seperti menemukan surga saat menyelam di bawah laut. Pulau ini sering disebut-sebut sebagai Maldivesnya Indonesia. Maratua adalah pulau tropis yang sebagian kawasannya dikelilingi oleh laguna besar di salah satu ujungnya.

    Lihat Juga
    • Melihat Taman Bunga Bak Pelangi di Rainbow Garden Lembang

    • Ini Wisata Candi yang Wajid Dikunjungi Saat Berlibur ke Yogyakarta

    • Pesona Pulau Mandeh di Sumbar, Saingannya Raja Ampat

    Baca Selengkapnya ...

Sumber: Berita Kalimantan Timur

thumbnail

Posted by On 9:37 PM

Serunya Sepakbola Mini yang Digelar BPBD Provinsi Kalimantan ...

Berita Video

Serunya Sepakbola Mini yang Digelar BPBD Provinsi Kalimantan Timur

Terdapat perlombaan jenis olahraga dan permainan, diantaranya tenis meja, sepak bola mini, makan krupuk, estafet bola pingpon

Serunya Sepakbola Mini yang Digelar BPBD Provinsi Kalimantan Timurcapture

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar sejumlah perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI Ke 73 tahun.

Terdapat perlombaan jenis olahraga dan permainan, diantaranya tenis meja, sepak bola mini, makan krupuk, estafet bola pingpon, masukan palu dalam botol dan lari kelereng, yang dilaksanakan mulai hari ini, Rabu (15/8/2018) hingga Kamis (23/8/2018) mendatang.

Seluruh perlombaan dilgelar di lingkungan BPBD Provinsi Kaltim, jalan MT Haryono.

"Selain dalam rangka 17-an, juga untuk mempererat tali silaturahmi, dan sebagai hiburan," ucap Kasubbag Umum BPBD Provinsi Kaltim, Yasir, sekaligus Ketua Panitia perlombaan, Rabu (15/8/2018).

Baca Juga :

Esok Pemkot Samarinda Rapat Bersama FKUB soal Masjid di Lapangan Kinibalu

Dehidrasi, Puluhan Mahasiswa Unmul Jatuh Pingsan

BNNK Samarinda Amankan 1 Kg Ganja di Dalam Paket Sepatu

Selain diikuti oleh pegawai BPBD dari seluruh bidang, diantaranya Kesekretariatan, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedaruratan dan Logistik, Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, dan juga diikuti dari Unit siaga SAR Samarinda, serta anggota rela wan.

Pertandingan sepak bola mini cukup banyak diminati, pasalnya sepak bola antara tiga lawan tiga itu, dikemas dengan cukup unik, yakni setiap peserta harus menggunakan karung, dan harus membobol gawang kecil tanpa penjaga gawang.

Guna semakin memeriahkan pertandingan, saat permainan dimulai panitia memutar musik dangdut.

Selain menggelar perlombaan, pihaknya juga tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti pawai pembangunan pada Sabtu (18/8) mendatang, serta mengikuti pameran pembangunan pada Kaltim Expo.

Simak Videonya :

(*)

Penulis: Christoper Desmawangga Editor: Arif Fa dilah Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Dituding Anut Ajaran Menyimpang dan Kumpul Tiap Malam Jumat, Begini Nasib Anggota Kerajaan Ubur-Ubur Sumber: Berita Kalimantan Timur

no image

Posted by On 6:53 AM

PT Angkasa Pura I (Persero) Bersama Pemprov Kaltim Bahas ...

Liputan6.com, Jakarta Dalam rangka menindak lanjuti Memorandum of Understanding (MOU) tentang rencana pengelolaan Bandara APT Pranoto Samarinda, PT Angkasa Pura I (Persero) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat pembahasan Kajian Pengelolaan Bandara APT Pranoto.

Rapat yang dilaksanakan di ruang rapat Gubernur Kalimantan Timur ini, dihadiri Meliana selaku Plt. Sekertaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Salman Lumoindong selaku Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Timur dan R Eko Wibowo selaku VP Busines Development Internal Relation PT Angkasa Pura I (Persero) beserta jajarannya.

  • Angkasa Pura I Tanam 500 Terumbu Karang di Boboca
  • Wujudkan Bandara Sehat, Angkasa Pura I Balikpapan Hadirkan Toilet Bersih Bermotif 3 Dimensi
  • Angkasa Pura I Serahkan Santunan Rp 15 Juta kepada Keluarga Calon Penumpang Lion Air yang Meninggal di Bandara
  • < /ul>

    Meliana mengatakan pengelolaan bandara perlu dilakukan secara profesional karena itu pihaknya berharap pengelolaan dapat dialihkan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai BUMN yang ahli dibidangnya.

    “Kami melihat profesional PT Angkasa Pura I (Persero) dalam mengelola bandara. Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak mengharapkan pengelolaa Bandara APT Pranoto Samarinda dapat dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero) serta nantinya dapat berkontribusi kepada pemerintah daerah," katanya.

    Diharapkan kedepan dengan dikelola oleh PT. Angkasa Pura I (Persero) secara profesional akan memberikan dampak positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

    Eko Wibowo menyampaikan dengan rapat bersama penyusunan kajian, diharapkan pengelolaan bandara kepada PT Angkasa Pura I (Persero) dapat segera terwujud.

    Sesuai dengan MOU yang telah ditandatangani 24 Mei lalu, PT. Angkasa Pura I (Persero) telah mensegerakan penunjukan konsultan untuk me nyusun kajian dan telah menunjuk Tim Internal yang akan sevara khusus melakukan penyusunan kajian di Bandar APT. Pranoto.

    Bandara APT Pranoto Samarinda dalam pengoperasiannya saat ini dikelola oleh Kementrian Perhubungan yang sebelumnya mengelola Bandara Temindung Samarinda, Bandara APT Pranoto Samarinda memilik runway sepanjang 2.300 meter.

    (*)

    Sumber: Berita Kalimantan Timur

thumbnail

Posted by On 9:43 AM

Delta Mahakam, Kisah Para Pendidik di Pinggiran Kalimantan Timur

Berita Rekomendasi

Delta Mahakam, Kisah Para Pendidik di Pinggiran Kalimantan Timur

Sabtu, 11 Agustus 2018 Jam: 21:04:48 WIBDelta Mahakam, Kisah Para Pendidik di Pinggiran Kalimantan Timur

KLIKSAMARINDA.COM - Potret pendidikan di Kalimantan Timur (Kaltim) masih menyisakan landskap yang kurang elok. Tak sepenuhnya keliru, namun, semisal pendidikan di kawasan pesisir Mahakam, masih memerlukan perhatian dan bantuan pemerintah.

Bagaimana tidak, terdapat potret pendidikan di sebuah desa di Kutai Kartanegara (Kukar), Kaltim, yang jauh dari sentuhan pemerintah. Padahal, sekolah ini merupakan satu-satunya sekolah yang berada di pesisir Mahakam yang merupakan sekolah gabungan (filial) yang terd iri dari SD, SMP, dan SMA.

Apa yang dibutuhkan sekolah ini, terang, bukan cuma persoalan infrastruktur. Pun, demikian dengan keadaan tenaga pendidiknya. Sekolah ini hanya memiliki 14 guru yang mengajar dari tingkat SD, SMP, dan SMU. Sehingga, tak heran jika beberapa guru harus merangkap tugas untuk mendidik di jenjang yang lain.

Yamin, misalnya, seorang guru pelajaran Bahasa Inggris di SMU gabungan tersebut merangkap guru sekolah dasar. Yamin adalah pegawai negeri sipil guru di SD Negeri 014, Tani Baru. Dia bersama istrinya yang juga pengajar di SD yang sama telah 20 tahun mengabdi di sekolah ini.

Namun, demi peningkatan kualitas sumber daya anak-anak di kawasan pesisir, sejak 5 tahun terakhir ia bersama guru-guru yang ada membentuk sekolah menengah pertama dan dua tahun terakhir kembali membentuk sekolah menengah atas.
Hal itu untuk merespon keinginan kuat para pelajar di wilayah Tani Baru untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat yang lebih atas. Yamin mengaku tekad kuat para pelajar di sekolah ini untuk menyelesaikan sekolahnya sangat besar, meski orang tua mereka yang mayoritas hanya nelayan yang berpenghasilan tidak tetap.

Faktanya, para siswa ini rela menempuh perjalanan darat dengan jarak yang jauh dengan berjalan kaki di atas jembatan kayu dan menggunakan sepeda pancal. Sementara siswa yang berasal dari pulau-pulau kecil di wilayah tersebut rela menggunakan perahu untuk datang ke sekolah.

Kondisi tersebut membuat tekad Yamin semakin kuat. Karenanya, demi tujuan meningkatkan kualitas pendidikan, Yamin bertekad terus mengembangkan sekolah di Tani Baru bersama guru-guru yang lain. Kekurangan tenaga pendidik, bagi Yamin, tak menjadi penghalang bagi upaya mewujudkan tekad itu.

vDi sini kekurangan guru. Kalau satu tidak hadir itu luar biasa kami harus berbagi kelas dalam waktu yang sama. Kami rasakan sangat berat. Memang ini kerja gotong royong. Gak ada honor sama sekali. Bahkan untuk mengajar pun gur u untuk spidol itu harus keluar sendiri. Memang berat, tapi kami yakin selama itu untuk tujuan kebaikan, pasti ada jalan," ujar Yamin.
Kepala SD Negeri 014 Tni Baru, Darta, mengamini perasaan Yamin. Menurutnya, perjuangan untuk membantu anak-anak di kawasan Tani Baru cukup berat. Darta menegaskan, jika mengharap pemerintah, sekolah ini sudah lama tidak ada. Terutama, jika memiirkan persoalan kekurangan guru pengajar. Kekurangan guru menjadi satu masalah klasik yang terjadi di kawasan ini.

Darta telah mengabdi selama 24 tahun di sekolah tersebut. Darta mengaku bangga dengan semangat bersekolah para siswanya. Mereka pantang menyerah meski jarak tempuh ke sekolah cukup jauh.

Darta sendiri kerap merogoh kocek sendiri untuk membiayai keperluan sekolah. Hasil usahanya menjual panen udang dan ikan yang ada di tambak yang berada di belakang sekolah, menjadi ongkos untuk meminta bantuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kukar. Hasil nya, tak sepadan, kadang nihil.
"Yang pasti, banyak orang yang diusulkan di tempat ini, ternyata tidak mau. Bahkan, ada guru yang mengatakan: biar saya dibayar lebih, lebih baik saya memilih di kota atau di darat," ujar Darta.

Bagi Darta dan para guru di tempat ini, adanya bantuan dari pelbagai pihak sangat membantu. Misal, sejak tahun 2014, sekolah yang nyaris rubuh menerima bantuan yang merupakan program dari perusahaan migas yang ada di sekitar kawasan itu.

Para pekerja perusahaan juga sering kali membantu dengan ikut mengajar khususnya untuk pelajaran Bahasa Inggris dan keterampilan. Hal itu juga turut menyemangati Darta dan tenaga pendidik lainnya agar tetap bertahan memberikan jalan terang ilmu pengetahuan bagi siswa yang berada di pelosok Kaltim. (*)

Reporter : Jie Editor : Dwi Hendro B.

Baca Juga

  • Ini Kisah Aneh Sebelum Gadis Cantik Asal Bontang Itu Terlindas Truk
  • Wanita Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Di Bontang
  • KPK Mau ke Kutai Kartanegara, Ada Apa?
  • Astaga, Gadis Remaja Nekat Buka Pakaian di Arena Balapan
  • Korban Lubang Tambang Kaltim Bertambah, Kali Ini di Penajam Paser Utara

Sumber: Berita Kalimantan Timur

thumbnail

Posted by On 5:04 AM

Di Kalimantan Timur, Bobotoh Obati Rindu Pemain Persib Lewat ...

BOLASPORT.COM - Persib Bandung rencananya akan menghadapi Mitra Kukar dalam pekan ke-20 Liga 1 2018 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Jumat (10/8/2018).

Bermain jauh di luar kandang tidak membuat Persib bakal kehilangan dukungan suporter setianya, Bobotoh.

Apalagi lupa merasakan masakan-masakan khas Kota Kembang.

Salah satu kuliner khas yang akrab di telinga para pemain klub berjulukan Maung Bandung adalah Tahu Sumedang.

Dikutip BolaSport.com dari laman Persib, jam 15.30 WITA, rombongan bus pemain Maung Bandung singgah ke tempat perisitirahatan.

(Baca juga: Begini Cara Bonek Semangati Sriwijaya FC yang Sedang Terpuruk)

Sebab, setiap kali Persib bermain di wila yah Tenggarong ataupun Samarinda pasti mendapat sambutan dari suporternya.

Hal itu menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi Persib yang mendapat jamuan dari Bobotoh.

Adi, salah satu pengelola rumah makan yang menjadi tempat persinggahan Persib mengatakan, jika pemiliknya adalah juga Bobotoh asli Jawa Barat.

Sumber: Berita Kalimantan Timur